Selasa, 15 September 2015

PENGAIRAN BASAH KERING PADI SAWAH

PENGAIRAN BERSELANG PADI SAWAH

Intermitten
  (Alternatif Basah Kering)

Oleh

Ardin Gandhi, SP.
Penyuluh Pertanian Muda Kab. Luwu Utara


Sistim irigasi berselang atau intermittent irrigation adalah sistim pengairan  adalah suatu konsep penghematan penggunaan air melalui pengaturan kondisi air di lahan.  Pada irigasi berselang,lahan diatur pada kondisi tergenang dan kering secara bergantian sesuai dengan kondisi lahan dan fase pertumbuhan.  Kondisi lahan harus diperhatikan berkaitan dengan sumber air yang digunakan. Air diberikan 1 hari basah dan 5 hari dikeringkan kecuali pada saat pembungaan dan pemasakan biji.


Sistem pengairan alternasi basah kering tidak mempengaruhi pertumbuhan maupun hasil padi dengan peningkatan efisiensi hingga sekitar 20 %. Adapun keunggulan Intermitten adalah antara lain :

  1. Penghematan konsumsi air 
  2. Tanaman lebih tahan rebah
  3. Memberi kesempatan akar untuk mendapatkan udara sehingga lebih   berkembang
  4. Mengakibatkan jasad renik mikroba karena temperatur    meningkat Menghambat perkembangan hama (penggerek batang, wereng  coklat, keong mas), dan  penyakit (busuk batang dan busuk  pelepah daun,
  5. Dapat menekan keracunan tanaman akibat akumulasi besi (Fe) dalam tanah.

Pengairan berselang tergantung jenis tanah dan pola pengairan. Pemberian airnya adalah sebagai berikut :

  1. Tanam bibit air macak-macak
  2. Secara berangsur tanah diairi 2 - 5 cm s.d 10 hari
  3. Biarkan sawah mengering 5 - 6 hari
  4. Setelah terlihat permukaan tanah retak, airi kembali 5 cm
  5. Keringkan tanpa di airi 5 - 6 hari, lalu airi kembali 5 cm
  6. Ulangi hal diatas hingga fase stadia pembungaan
  7. Fase keluar bunga sampai dengan 10 hari sebelum panen diairi setinggi 5 cm, kemudian keringkan. 






Salah satu metode pengairan berselang yang dapat diukur secara praktis adalah pengairan basah kering / Alternate Wetting and Drying (AWD), pengaturan air di lahan pada kondisi tergenang dan kering secara bergantian).
AWD dipraktekkan mulai tanam sampai satu minggu sebelum tanaman berbunga, Sawah baru diairi apabila kedalaman muka air tanah mencapai + 5 cm diukur dari permukaan tanah. Hal ini dapat diketahui dengan bantuan alat sederhana dari paralon, bamboo atau botol bekas minuman yang dilubangi dibenamkan ke dalam tanah.


Cara pemasangan bambu atau paralon yang telah dilubangi adalah dengan menanam pada petakan sawah sedalam 20 cm.



Tidak ada komentar: